Idenya Mac Gyver

Mendidik Anak Dengan Baik Sesuai Tahap  Perkembagannya

0

Anak usia 1-5 tahun merupakan usia emas. Menurut para ahli, anak di usia tersebut akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat.  Bukan hanya dari segi psikomotor, tetapi juga dari segi kognitif dan juga afektifnya. Oleh karena itu, agar tumbuh kembang anak lebih optimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan, orang tua harus berperan aktif dalam mendampingi dan juga memperhatikan anak dalam setiap tahap perkembangan anak.

Orang tua akan menemui banyak hal yang tidak terpikirkan sebelumnya ketika anak berada diusia tersebut. Di usia tersebut, biasanya anak akan banyak bertanya tentang hal apapun yang mereka temui sehari-hari. Bukan hanya itu, pertanyaan yang diajukannya pun terkadang akan membuat orang tua bingung untuk menjawabnya.

tahap perkembangan anak

Orang tua harus bisa menjelaskan dan menjawab dengan baik sesuai dengan usianya meskipun hal yang ditanyakan tidak masuk akal dan di luar pengetahuan orang tua. Sehingga penting untuk orang tua mengetahui tahap perkembangan anak, agar ketika saat berada di usia tersebut anak mengajukan pertanyaan yang aneh dan tidak masuk akal orang tua tidak kaget apalagi sampai memarahinya.

Pada usia tersebut keingintahuan anak terhadap suatu hal sangatlah tinggi, sehingga mereka akan selalu bertanya apabila mereka menemui hal yang aneh atau sesuatu hal yang baru dalam kehidupannya. Orang tua sebaiknya memahami dan mempelajari bagaimana cara mendidik anak yang baik saat anak berada di usia tersebut agar tumbuh kembang anak lebih optimal.

Orang tua bukan hanya bertanggung jawab terhadap aspek fisik anak saja, tetapi semua aspek pada anak haruslah diperhatikan karena itu merupakan tanggung jawab orang tua. Apalagi anak usia 1-5 tahun yang masih benar-benar memerlukan peran aktif orang tua. Banyak hal yang perlu diperhatikan dan diketahui oleh orang tua dalam mendidik anak di usia 1-5 tahun, diantaranya adalah :

Jangan banyak melarang ketika anak bermain dengan mainan yang berbahaya, tetapi beri penjelasan bahwa mainan itu berbahaya jika dimainkan atau bisa juga dengan membelikan mainan yang lebih aman.  Kemudian menceritakan kisah-kisah teladan agar bisa dicontoh oleh anak dalam menjalani kehidupannya. Hal yang terakhir adalah dengan membiasakan kedisiplinan pada anak dimuali dari hal-hal yang kecil seperti membereskan mainan, cuci tangan setelah makan, dan sebagainya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.